Mobile Emulator Dengan Google Chrome

Mobile Emulator Dengan Google Chrome
March 20, 2014 mirzailhami

Saya kira semua orang juga setuju bahwa Google Chrome adalah browser yang paling powerful untuk sekarang ini. Alasannya cukup masuk akal, selain cepat, sederhana, ia juga memiliki pelbagai aplikasi yang berguna.

Dari sudut pandang pengembang, Google Chrome juga selalu selangkah lebih maju dalam hal mendukung standart web terbaru. Salah satunya adalah Lego kini dapat dimainkan di Google Chrome.

Mobile emulator di Google Chrome

Google Chrome dilengkapi dengan berbagai tool untuk pengembangan, dan yang kerennya kebanyakan belum didukung di browser-browser lainnya. Seperti Emulator Touchsreen, Geolocation,  Emulator Mobile dan Emulator Viewport.

Positngan kali ini akan membahas bagaimana memanfaatkan Google Chrome sebagai mobile emulator. Yuk lihat bagaimana cara kerjanya.

Responsif, penting atau tidak?

Ini penting. Mengingat sekarang ini pengguna smartphone sudah begitu besar, maka Anda perlu mempertimbangkan desain responsif untuk website Anda sehingga dapat diakses dengan baik di semua perangkat smartphone dan tablet dengan ukuran layar yang beragam.

Namun, desain responsif bisa jadi pilihan kedua jika Anda memiliki web versi mobile yang terpisah dengan versi dekstop. Contohnya adalah Amazon.com, Amazon tidak menggunakan desain responsif melainkan menggunakan web versi mobile terpisah sehingga user yang mengakses dengan smartphone akan diredirect ke halaman mobile version.

Bagaimana Caranya?

Jika website/blog Anda sudah mendukung responsif, maka mobile emulator ini dapat Anda manfaatkan untuk melihat apakah tampilannya sudah sempurna atau tidak. Caranya mudah, cukup menekan tombol F12 (atau CTRL + SHIFT + I) pada keyboard.

Mobile emulator di Google Chrome

Google Chrome memiliki banyak pilihan emulator dengan ukuran layar berbeda-beda yang dapat Anda pilih, mulai dari Amazon Kindle, Google Nexus, HTC, Motorola, Samsung, Nokia, BlackBerry, hingga Apple iPhone 5.

Jika tidak terjadi perubahan di halaman web setelah emulator dipilih, coba refresh halaman web Anda.

  • Andry Mahdison

    Tutorial nya sangat membantu sekali dan mudah dipahami, bisa cek juga tulisan serupa saya
    Disini? 😀 :